Opt-in Yang Bikin Geregetan
Aku amati kayaknya blog ini rame di tinggali comment pengunjung kalo isi postingnya seputar ppc (pay per click) atau seputar informasi yang memuat cara cari duit dari internet yang cepet.Yang nampilin screenshot earning atau yang berisi tips dan trick.
Ok deh,aku akan bagi sebuah informasi yang sebenarnya menurut ku sih bukan triks tapi lebih ke hasil pengalaman selama ini.Tapi bukan seputar ppc (pay per click) ya (aku lagi males membahas ppc,sebab ternyata mempelajari pay per sale itu lebih menarik) dan sebenarnya juga jadi sumber “quick money” juga (asal tau caranya)!!!
Masih ada kaitan dengan posting sebelumnya tentang ilmu ngumpulin leads (prospek).
Kali ini aku lebih fokus ke masalah design opt-in.O ya,opt -in itu adalah form isian yang biasanya nongol untuk diisi data nama dan email pengunjung.Contohnya adalah seperti gambar ini :

Opt-in itu penting banget bagi sebuah web yang bertujuan untuk mengumpulkan leads (prospek) atau istilah gampangnya opt-in adalah “buku tamu” bagi web kita.Sebuah web yang dibangun dalam rangka mendatangkan penghasilan dari menjual produk,jasa atau informasi,memang wajib hukumnya menyertakan opt-in ini.
Namun kadang yang luput dari perhatian adalah opt-in ini sering kali disepelekan,kalo toh terpasang opt-in,seringkali posisi atau tampilannya amat sangat tidak menarik,dan membuat pengunjung juga tidak terlalu minat mengisinya.
Ini pengalamanku sendiri,tempo hari aku mencoba mengumpulkan prospek (list building),aku pikir bagaimanapun “list building harus segera dimulai” karena disitulah “long term bisnis” kita akan dibangun,seperti para master bilang ” the money is in your list“,aku mulai buat web dan melengkapinya dengan autoresponder dan opt-in form.
Dan langkah selanjutnya adalah mempromosikan web itu agar segera mendapat trafik,aku tempuh beberapa langkah,baik submit artikle,SEO,Social Bookmark dan sedikit memakai ppc marketing.
Tapi begitu aku cek di autoresponder ku,begitu sedikit pengunjung yang bersedia mengisi “buku tamu ku”,padahal aku sudah membidik “niche” (target pasar) yang lumayan bagus hasil risetnya.
Wah apa yang salah ya dengan web ku? lalu setelah aku coba bertanya kesana kemari,ada seorang teman yang membantu ku mengevaluasi,temanku ini kebetulan lumayan ahli mengumpulkan leads.
Ini hasil evaluasinya :
1.halaman untuk menangkap lead atau prospek sebaiknya dibuat khusus,yang di berikan sedikit prolog yang menarik dan powerfull sehingga orang akan tertarik untuk membaca
2.perhatikan design opt-in nya,usahakan menyajikan design opt-in yang “eye catching” menggoda mata dan membuat geregetan untuk mengisi.
3.berikan insentif berupa bonus atau gift bagi siapa saya yang bersedia mengisi opt-in kita
Untuk mendapatkan design opt-in yang menarik tidak selalu harus membeli,bahkan banyak versi gratis yang bisa diperoleh.Kalo mau,aku akan bagikan buat teman-teman yang bersedia mengisi opt-in ku disamping,dan mereferensikan nya kepada 3 teman yang lain,dan hadiahnya aku akan berikan koleksi design opt in yang beragam bahkan bukan cuma itu aku akan berikan hadiah 30 tools baik ebook maupun software buat siapa saja yang bersedia mengisi opt-in sebelum tanggal 15 april ini.
Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!




4 comments
erwinsusetya on April 12, 2008 at 11:59 am
terimakasih ilmu buat mas abil, itu dimana untuk dapatkan auresponder gratis,,:)
bustan on April 16, 2008 at 5:43 am
artikel sungguh bagus,tapikakan nich ada kursus online buat website gratis?…. kutunggu yaaa
abil on April 19, 2008 at 10:01 am
bisa pakai feedburner, feedblitz dll banyak kok. gogling saja
abil on April 19, 2008 at 10:13 am
mas bustan,
ada kok kursus online buat web gratis, ada kok, ini aku ada video bikin blog di blogger.com
http://youtube.com/watch?v=ZKQY8XzMj6Y