Ketagihan Duit Online

Wednesday, 22 July 2009, 14:53 | Category : Kisah Inspiratif, Self Development, Uncategorized
Tags :

Awal tahun 2001,aku bekerja sebagai seorang dosen di sebuah PTS di Solo,aku mengajar di jurusan tehnik sesuai dengan bidang yang kutekuni semasa kuliah dulu. Belum genap satu tahun aku mengajar di PTS tersebut,aku hamil anak pertama ku. Bulan demi bulan kandungan ku semakin membesar,sementara aktifitas mengajar semakin padat…dan parahnya…aku sama sekali tidak menikmati kegiatan ku sebagai seorang dosen…terasa membosankan.Ketika usia kandungan semakin mendekati waktu bersalin,aku putuskan untuk resign saja dari tempatku mengajar.
Aku ingin menikmati waktu-waktu menanti kelahiran anak pertamaku. Aktifitas ku berubah,full 100 % di rumah saja. Terasa membosankan juga,apalagi suami kala itu masih sangat sibuk dengan pekerjaan nya yang sering keluar kota. Untuk mengisi waktu,aku mulai akrab dengan internet. Mulai saling mengemail teman-teman lama (kala itu facebook belum ada) sampai browsing kemana-mana tanpa arah.
Dan yang paling membuat aku kesal adalah banjir SPAM iklan yang masuk ke email ku,mulai dari arisan berantai,jual parfum sampai iklan ajakan untuk menjalankan bisnis di internet agar menghasilkan uang,karena aku belum paham semua yang di tawarkan plus aku juga merasa kuatir semua iklan itu sebagai penipuan,maka setiap kali email semacam itu memenuhi mailbox ku,aku langsung delete aja semua.
Hingga suatu ketika,aku kedatangan tetanggaku yang berbisnis kecil-kecilan dengan menjual aneka produk kebutuhan rumah tangga mulai dari sprei,baju anak,daster,sampai panci. Tetanggaku yang seorang ibu rumah tangga juga,berkisah,dari bisnis door to door nya ini,lumayan bisa menambah uang belanja dan sekaligus untuk memanfaatkan waktu luang ketika anaknya sekolah.Dan produk-produk yang dia tawarkan itu bisa dia jual tanpa harus mengeluarkan modal,karena produk-produk itu adalah barang orang lain yang bisa dia bawa untuk dia bantu menjualkan.
Dari percakapan dengan sang tetangga inilah,akhirnya muncul sebuah ide,aku ingin mencoba berbisnis juga,menjual produk titipan orang tapi tidak dengan door to door melainkan secara online saja.

Mulailah aku menghubungi teman lamaku,yang kebetulan sudah lama menekuni bisnis busana muslim anak. Dan sungguh beruntung,tanpa banyak negosiasi,temanku dengan senang hati menitipkan produknya untuk aku jualkan. Dan tidak tanggung-tanggung,aku langsung dikirimi sekitar 100 potong pakaian dengan beraneka model…antara senang dan bingung…senang karena tanpa kesulitan berarti aku bisa mendapatkan barang dagangan tanpa perlu keluar modal,bingung karena baru pertama kalinya aku akan memulai bisnis,dan sudah harus menjual barang yang menurutku jumlah nya tidak sedikit…kalo ditolak…kan malu juga,dan nggak enak dengan teman yang telah berbaik hati menitipkan barangnya…
Akhirnya dengan tekat bulat,kuputuskan untuk mengusahakan menjual habis semua barang yang sudah di titipkan temanku ini.
Sejak saat itu,pekerjaanku adalah memasang iklan di website-website iklan baris gratis,milist-milist perdagangan maupun wanita….dan lucunya..yang semula aku paling sebel di SPAM dengan aneka iklan,malah aku sekarang yang melakukan SPAM.Kadang aku mendapat cacian dari anggota milist yang tidak suka dengan caraku beriklan . Maklum,aku sangat baru di dunia bisnis online,aku hanya tau dengan memasang iklan dimana-mana maka orang yang tertarik dengan produkku akan menghubungi dan membeli dari aku.
Bahkan lebih menggelikan lagi,aku juga belum punya website,untuk memajang aneka produk yang kutawarkan,hingga bagaimana membuat sebuah website pun aku belum paham.
Jadi iklan-iklan ku hanya berisi tulisan tanpa ada link yang menunjukkan alamat website,kalo ada orang tertarik dan ingin tahu gambar produknya,aku akan membalas email mereka dengan mengirimkan foto-foto produkku lewat email juga.Melelahkan juga,apalagi kalo sampai file gambar nya itu besar dan banyak,waduuuuh bisa besar banget tagihan telkomnet instant (koneksi yang kupakai kala itu).

Tapi satu hal yang aku syukuri adalah,respon yang masuk dari iklan baris gratis yang kusebar,lumayan bagus. Memang tidak semua serius,namun ada beberapa yang akhirnya benar-benar memesan dan menjadi pelanggan ku …bahkan hingga saat ini. Merekalah pelanggan online ku yang pertama dan mengikuti bagaimana aku memulai bisnis ku dari awal. Pelanggan-pelanggan ini justru dari luar pulau,yang bahkan aku belum pernah bertatap muka dengan mereka,ada yang tinggal di Bontang,Medan bahkan Aceh dan Papua.
Sampai aku melahirkan anak pertamaku,aku semakin asyik memasarkan produk ku secara online,kegiatan sehari-hariku,disamping merawat bayi,dan melakukan aktifitas-aktifitas sebagai ibu rumah tangga,adalah duduk di depan komputer yang terhubung dengan koneksi internet,menjawab email-email pelanggan yang masuk,memasang iklan-iklan baru,sampai mencatat pesanan dan mengecek pembayaran yang masuk ke rekening ku.
Dari masukan para pelanggan jugalah aku akhirnya belajar membuat sebuah website untuk memajang barang-barang dagangan ku,sehingga aku tidak perlu lagi mengirim foto-foto produkku satu persatu ke email pelanggan.
Sebuah website dengan menggunakan fasilitas gratis dari cjb.net menjadi toko online ku yang pertama.
Dari waktu ke waktu,para pelanggan ku terus bertambah,omset penjualan juga semakin meningkat dan tentu saja kesibukan semakin meningkat.
Apalagi bila menjelang hari raya idul fitri,aku benar-benar kewalahan melayani permintaan.
Aku mulai berpikir untuk lebih serius dan menggarap toko online ku lebih profesional,setelah diskusi dengan suami ,maka kami memutuskan untuk mencari seorang asisten untuk membantu melayani pelanggan dan pembukuan.
Boleh dibilang,mainan internet yang semula hanya kuanggap mengisi waktu saja,kini telah menjelma menjadi sebuah bisnis rumahan yang hasilnya menjanjikan.
Aku bahkan boleh berbangga,penghasilan yang kuperoleh dari toko online ku justru jauh lebih besar melebihi gajiku sebagai seorang dosen. Dan yang paling aku syukuri adalah,aku bisa menghasilkan uang tanpa perlu beranjak dari rumah,tetap bisa merawat dan menjaga anakku dan mengurus rumah seperti biasa.

Keputusan ku dan suami untuk menseriusi bisnis online kami,semakin membawa dampak positif,terbukti dengan omset yang semakin meningkat,pemasaran produkku juga semakin meluas. Aku dan suami bahu membahu untuk lebih meningkatkan pengetahuan kami tentang bagaimana mengembangkan pemasaran produk secara online.Mulai bagaimana membuat website yang profesional,customer service yang bisa memberi respon pelanggan secara langsung dan interaktif,mempopulerkan website agar semakin besar pengunjungnya,meningkatkan kualitas produkĀ  hingga menambah fasilitas pembayaran yang bisa memudahkan pelanggan melakukan transaksi pembayaran.
Saat ini,bisnis online kami sudah berjalan sekitar 6 tahun, walaupun perjalanannya tidak lah mulus sekali,tapi secara garis besar toko online ini telah menjadi aset kami yang bisa memberi penghasilan bagi keluarga. Dan kami pun telah memiliki workshop sendiri,sehingga produk yang kami jual tidak lagi produk orang lain,namun sudah merupakan produk sendiri.
Pemasaran produk kami juga sudah merambah beberapa negeri tetangga,seperti malaysia,singapura,brunei dan yang paling jauh adalah negara balkan (Bosnia Herzegovina).
Bahkan,sejak 4 tahun yang lalu,suami saya telah berani memutuskan resign dari tempatnya bekerja dan bertekad untuk membangun bisnis sendiri dan kami sudah merasa mantap untuk menjadikan bisnis secara online sebagai tempat kami yang baru untuk membangun kerajaan bisnis sendiri. Saat ini,disamping menjalankan beberapa toko online,kami juga menekuni bisnis affiliasi yaitu menjualkan produkĀ  atau jasa dari perusahaan atau orang lain,dan akan mendapatkan persentase komisi dari penjualan yang bisa kami lakukan.
Keluarga kecil kami sekarang telah beranggotakan 4 orang,saya dan suami berikut dua orang putri,dan insyaAllah akan menyusul anak ketiga (saat ini kandungan saya sudah menginjak 7 bulan),dan kami bisa menikmati kebersamaan lebih dari yang dirasakan keluarga pada umumnya yang bekerja formal,karena tempat kami bekerja adalah di rumah,kantor kami adalah sebuah kamar di rumah,dimana anak-anak dengan mudah ikut nimbrung bila ingin bersama ayah ibunya.
Dunia online telah menjadi dunia yang mengasyikan dan menghasilkan bagi kami sekeluarga,bahkan anak-anak sudah akrab dengan blog dan web,dan bila mereka ditanya oleh orang lain yang bingung kenapa ayah dan ibunya tak pernah nampak pergi kekantor,anak-anak kami akan menjawab dengan mantap,bapak ibuku kan cari duitnya di internet….
Semoga kisah ini menjadi inspirasi bagi siapapun yang berkeinginan untuk mencoba merintis bisnis sendiri …terutama secara online.
:lol::wink:

11 Comments for “Ketagihan Duit Online”

  1. 1maria

    dear….
    kaya’nya saya jg terinspirasi dgn critanya…tlg donk d bantu bgm caranya? tq

  2. 2Blog Kontes Berhadiah Notebook!

    Lho mas Abil itu cewek yah? kirain cowok loh. Thanks ya udah sharing pengalamannya, semoga bisa menginspirasi semua..

  3. 3Susanna Diah H

    Saya tertarik dengan kisah bisnis anda tetapi saya sangat kesulitan untuk up load smart machine yang saya punyai tolong beri saya solusinya terimakasih

  4. 4melinda

    Dunia online yang tidak mengenal batas waktu dan batas teritorial memang menawarkan peluang tersendiri. Sama halnya dengan duit online yang juga tidak mengenal batas ;p
    Terima kasih sharingnya, jadi semakin termotivasi nih

  5. 5Alan Hakim

    Saya seorang pns yang tak lama lagi memasuki masa pensiun. Saya juga berencana ‘menyambung hidup’ dengan menekuni bisnis online/internet. Saya sudah mulai belajar sendiri dan mengikuti kursus seminar tentang internet marketing. Walau jadul saya punya sedikit basic it, saya seorang programmer dan bergelar S.Kom. Kesulitan saya adalah bagaimana saya memulainya. Terlalu banyak info yg saya terima yg membuat saya bingung. Beberapa info yg saya dapat dari hasil browsing menggiring kita harus sekolah ke Asian Brain. Nah, kalau berkenan saya ingin bantuan ibu, bagaimana saya harus memulainya sehingga seolah nanti tidak ada cut-off penghasilan pada saat saya harus meninggalkan pns saya. Terima kasih, Wassalam.

  6. 6Best Program

    Wah asyik nih.. Jadi pengen memulai bisnis online yg serius.. Tapi perlu belajar / kursus dulu.. Kira2 apa ya yang laku dijual di internet? Trims..

  7. 7rizchi

    saya baru lulus kuliah…perempuan
    saya sangat tertarik dengan bisnis online ini..
    Tapi bingung gmana mulainya dan apa yang harus dilakukan.., Mohon petunjuknya dunkz..Mkasih

  8. 8toko miniatur

    Kisah yg sangat inspiratif…….

  9. 9bebek goreng

    menarik and inspiring

  10. 10Dapatkan Dollar dari Paypal

    Mbak Abil, blog-nya kok gak pernah di-update nih.. Kita pengen baca tips dan trik make money online dari mbak Abil lagi.. Sukses selalu ya.. Trims

  11. 11dpi

    makasih diingatkan,jadi semangat update nih…

Leave a comment

SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline