Domain Murah, Instan, langsung aktif, pembayaran bisa pakai Credit Card atau Paypal. Klik Disini
Powered by MaxBlogPress  


Archive for June, 2008

Kisah PHK dari Google atas account Google adsense sudah amat sering terjadi,dan biasanya “kepanikan” lah yang terjadi begitu kita nggak bisa login ke account google adsense kita - sebagai tanda google telah men “talaq” kita sebagai publishernya.Bermain adsense memang agak rentan PHK,bahkan kadang tanpa kita bisa benar-benar faham apa sebabnya,tapi paling tidak tulisan ini untuk meminimalisasi resiko kena ‘talaq’ google.:???:

Tulisan ini sekedar mensarikan beberapa tips dari para ‘adsenser’ dunia tentang beberapa kemungkinan kenapa account adsense kena banned alias distop.

Perhatikanlah aturan main yang ditetapkan Google untuk sebuah situs atau web yang ingin menampilkan adsense di dalamnya,web atau situs tersebut haruslah kaya akan content (muatan bisa berupa artikel,video ataupun image) dan tentu saja web yang disuka oleh google adalah web yang memiliki nilai pelayanan untuk publik ( bukan sekedar cari klik).Coba kita lihat,betapa google rela membeli Youtube.com,friendster.com atau web-web berbasis layanan publik yang semakin populer belakangan dengan nama web.2.0 dengan harga yang selangit, itu semata google ingin memposisikan diri sebagai raksasa search engine yang tiada tanding sampai hari ini,apapun kebutuhan orang untuk mendapatkan informasi maka ” googling” adalah jawabnya.. itulah yg jadi tujuan utama google.Oleh karenanya,bila kita membangun website untuk dipasangi iklan adsense,yang paling menjanjikan saat ini adalah jenis web2.0 ini,dan mudah-mudahan ini akan membuat account adsense kita relatif aman dari talak google.

Beberapa kemungkinan yang bisa menjadi penyebab account adsense kena banned antara lain :

1.membuat situs sampah (junk site) untuk mendapatkan klik adsense.Biasanya ini metode yang digunakan oleh pemain adsense aliran “black hat”,dengan auto posting content ( posting artikel otomatis) ke blog kita dengan tujuan untuk melakukan update otomatis,dan memperoleh klik adsense,disamping resiko account adsense akan kena banned relatif besar,juga biasanya google akan melibas habis indexing nya bila blog kita terdeteksi menggunakan auto posting.

2.mengklik iklan sendiri atau menyuruh orang lain mengklik iklan di web kita atau kena “click fraud” semacam sabotase dari orang yang sirik ama web anda (he..he orang patah hati ..biasanya cinta di tolak “click fraud bertindak” :mrgreen:) Kalau klik iklan sendiri,tanpa perlu dijelaskan,sebaiknya jangan main api,pasti akan terbakar,dan gak bakal ada ampun deh.Nah kalo suruh orang lain klik,juga kayaknya sia-sia paling paling dapat berapa $$ sih kalo nyuruh-nyuruh orang,apa lagi kalo orang nya sama, IP address juga sama,ya pasti akan amat mudah buat google untuk tahu itu klik akal-akalan.Nah kalau kena sabosate.”click fraud” ada beberapa cara untuk melindungi

  • pasang channel adsense dan agar anda tahu iklan dari web yang mana yang kena sabotase,dan bila anda melihat klik itu mencurigakan segera laporkan ke adsense help center.Ini bisa membantu meningkatkan kredibilitas kita di mata google,bahwa memang kita ‘diusili’ oleh orang lain.
  • cara lain adalah lindungi account adsense anda dengan tools pelindung,misalnya supersitetracker.

3.Apakah media anda untuk mengiklankan web anda cukup aman dan terpercaya terhadap account adsense?Misalnya web atau situs kita yang beradsense kita iklankan di forum atau di iklan baris,yang memang cukup lumayan untuk mendatangkan traffic,tapi perlu dicermati media iklan tersebut cukup aman atau tidak,sebab kadang ada beberapa media iklan yang murah menggunakan fasilitas “pop up” untuk menampilkan iklan,dan ini adalah hal yang tidak disukai oleh google dan hal itu bisa membahayakan account adsense kita.

4.Pentingnya memantau upate informasi atas kebijakan Google,misalnya tempo hari ada keharusan untuk memasang “privacy policy” di setiap situs yang beradsense,bila kita lupa atau terlewatkan mengikuti kebijakan google,jangan heran kalo tiba-tiba anda nggak bisa login lagi ke account adsense anda:cry:

5.Perlunya mencermati iklan lain yang kita pasang di web kita yang mencantumkan adsense,misalnya iklan dari amazon,cj.com,kontera atau chitika.. sebab bisa saja materi iklan dari saingan adsense ini menampilkan iklan yang xxx (adult — alias iklan agak porno) yang sangat di benci google.Hal ini juga membuat terancamnya account adsense kita,” google kan S.E yang baek…baek aja…masa mesti berdampingan ama yang suka ama xxxx…. gak boleh itu..gak boleh…aya’ aya’ waeee :razz:

Ok Semoga tetap rukun selalu bersama Google !! :roll:

Comments (3)

Sudah lama sebenarnya pingin menulis tentang topik judul diatas di blog ini,tapi masih mengumpulkan segenap energi dan kadigdayan (:roll: kayak.. jawara silat aja ha..ha ..ha).

Kepikiran menulis tentang topik diatas,karena setelah sering mendapatkan email feedback prospek atau subscriber (pelanggan newsletter ku).Aku semakin menyadari bahwa karakteristik pasar indonesia memang unik.Kalo boleh aku membuat kesimpulan (versiku sendiri ) ada beberapa karakter pasar untuk bisnis online :

1.menyukai bahasa-bahasa hype (memberi janji yang indah dan tinggi) apalagi bila disertai screenshot –gambar bukti cek,transfer atau apapun yang menunjukkan bukti penghasilan dari dunia bisnis online memang besar.Misal : “percayalah anda akan bisa mendapatkan income $200,$300 bahkan $1000 perhari sekalipun dengan tidur saja”. saya yakin iklan dengan kata-kata seperti diatas jauh akan mendapatkan perhatian dari pada ditulis seperti ini “Anda akan bisa mempelajari step by step bagaimana membangun bisnis online anda.” :mrgreen:

2.cenderung pragmatis dan instant.Begitu merespon terhadap sebuah informasi yang menggiurkan,maka sebagian besar akan berpikir,kalo saya meniru apa yang dilakukan oleh si pengiklan,atau mengikuti program yang pengiklan tawarkan pasti dengan segera juga akan mendapatkan hasil yang sama dengan si pengiklan.Wah enak bener ya,sambil tidur bisa mendapatkan ribuan $$ apalagi dalam tempo cepat!Ini terbukti dengan begitu banyaknya email yang terkirim ke mail box saya,dengan pertanyaan aneh,” ok deh aku tertarik dengan info mu,kalo aku juga mau ikut bisnis kayak kamu,kira-kira apa bisa mulai menghasilkan bulan depan ?? ” :sad: duuuh capee deh.Padahal jelas-jelas aku menawarkan sebuah informasi tentang bagaimana memulai menjalankan bisnis online,bukan bagaimana caranya mencetak uang dalam sekejap.Ibaratnya saya menjual informasi tentang bagaimana mahir masak,eh mereka bertanya kapan bakmi nya matang? dan bisa di makan? —–> aneh kan?.Ya jelas, aku jawab,ya tergantung anda donk,saya kan mengajari tentang bagaimana mahir masak,perkara kapan bakminya matang dan siap dimakan,tergantung anda mau mulai masak kapan,trus masak apa? sudah siapin bahan dan praktek belum dst..dst….

3.Karakteristik pasar (customer) Indonesia  cenderung malas membaca.Ya,itu sebuah fakta,bahwa mereka suka membaca bahasa iklan hype –>memang benar,mereka suka mengagumi gambar-gambar screenshot–> itu juga benar,tapi kalo harus menekuni satu demi satu penjelasan yang lebih detil dari pihak pengiklan,agar informasi yang diterima lebih lengkap dan agar punya gambaran utuh tentang produk yang ditawarkan,rasanya itu bukan tabiat pasar indonesia,memang ada juga yang mau mengumpulkan informasi dan bersedia membaca lebih detil setiap penjelasan tentang produk dan informasi penunjang,tapi prosentasi nya amat kecil,dibanding yang malas membaca.Ini ada kaitannya dengan tabiat no 2 diatas.

4.Berpegang pada pembeli adalah raja, sebenarnya berpegang pada ungkapan ini bukanlah hal yang salah,tapi terus terang saya tidak terlalu setuju.Buat saya,pembeli dan penjual haruslah tetap adil,dalam arti keduanya harus merasa saling membutuhkan sehingga akan terjadi saling menghormati hak dan kewajiban masing-masing.Sebab dengan berpijak pada “pembeli adalah raja” semata,pembeli seolah hanya berhakl menuntut haknya,bahkan tidak jarang mereka ‘marah atau bahkan mengultimatum’ karena menganggap hak nya tidak dipenuhi.Bukankah pembeli bersedia bertransaksi dengan kita karena memang membutuhkan produk dan service dari penjual? jadi pembeli yang baik harusnya juga bisa memenuhi kewajibannya dulu sebelum menuntut sesuatu,misal nya,” silahkan anda baca semua ketentuan dan informasi produk dari penjual,kalo anda sudah mantap baru anda beli.”Jangan setelah membeli anda marah,karena ternyata apa yang anda bayangkan tidak sesuai dengan yang anda peroleh,padahal anda membayangkan saja,karena tidak mau membaca informasi lebih detil.Kewajiban anda sebagai pembeli adalah mencari tahu dan membaca informasi sedetil mungkin,dan hak anda mendapatkan pelayanan.Nah penjual juga begitu,penjual wajib memberikan informasi yang detil seputar produk,baru kemudian menerima hak pembayaran.Itulah arti sebuah keadilan dalam bertransaksi.

Syukurlah,sejauh ini saya bisa menjadi penjual yang telah bisa menunaikan kewajiban saya,sehingga begitu ada yang protes tentang sesuatu hal,saya akan bisa menjelaskan,dan memang sebagian besar dari yang protes adalah customer dengan kriteria diatas.Sekalipun pada dasarnya itu adalah tabiat pasar yang sifatnya kultur (kecenderungan budaya) tapi dengan edukasi yang baik mudah-mudahan mereka berbalik menjadi customer yang loyal.

Dan kalo masih ada customer saya (dari produk apapun yang saya jual— maklum jualan macam2 dagangank:grin:) ada yang merasa tidak puas ,saya sarankan coba dicek dulu,apakah sudah menuaikan kewajiban anda dengan baik atau belum :razz:

Dan saya garansi bila anda telah memenuhi kewajiban dengan baik,maka anda akan mendapatkan hak anda 100%.

Comments (2)

Pasti sudah banyak yang tahu mengenai raibnya text iklan adsense dari web-web berbahasa Indonesia,dan juga sudah banyak juga yang membahas tentang hal itu.Dan kini yang berkeliaran menggantikan posisi iklan adsense adalah “iklan adsense PSA (Public Service Ads)” yang artinya, sekalipun di klik visitor kita, nggak akan mendapat profit apa-apa karena per kliknya tidak akan dihitung.

Saya hanya akan menambah sedikit informasi dari apa yang saya alami.Begitu adsense raib dari space iklan di web ini,saya langsung mencoba mencari informasi,ada apa gerangan dan ternyata memang “si Mbah Google” masih juga sirik abis dengan web-web berbahasa Indonesia,uhhh cepet sekali dia berubah pikiran…

Ada informasi,itu dikarenakan sering teradinya “click fraud” terhadap iklan adsense berbahasa Indonesia.:???:

Belum genap 5 bulan adsense berbahasa Indonesia bisa muncul eh sekarang sudah hengkang lagi.Buat saya sih hilangnya adsense dari blog ini bukan hal yang sangat mengecewakan,toh earning yang saya peroleh dari adsense yang muncul dari blog ini belum begitu besar.Apalagi nilai per klik nya yang masih “imut” cuman kisaran $0,01 atau senilai Rp 90 per kliknya :oops::oops:

Namun yang justru bikin saya mabok dan mules adalah peluang mendapat traffik berharga murah dari adword melalui iklan “content network”.:sad:

Ceritanya begini,saya coba mengiklankan link affiliate “asianbrain“, kalo menggunakan “search network” di adword dengan minimal bid $0,05 atau sekitar Rp 460,dari pengalaman saya sih kemungkinan tekor agak tinggi.Apalagi dengan semakin rewelnya “google adword”.
Nah dari situ,saya mencoba menjalankan “content network” saja,saya bidik keyword sakti yang kebetulan saya temukan pas ngelamun …:?: apa gerangan itu :?: wah mohon maaf,namanya juga keyword sakti,dia harus disimpen kalo di expose jadi gak sakti lagi donk !!:razz:

Ternyata sang keyword telah beraksi beberapa menit setelah campaign dijalankan,dan yang menggembirakan keyword sakti itu nggak minta bayaran mahal,dia cuman perlu Rp 113/klik untuk bisa jalan.

Dan begitu lead atau prospek telah mengalir dengan deras,setelah berjalan sekitar satu minggu,hasilnya begitu memuaskan konversi penjualan lumayan tinggi dari sekitar 200 leads yang masuk paling tidak terjadi 10 sales ..yang berarti konversi mencapai 5%.Evaluasi dalam satu bulan,saya berhitung seperti ini :

Biaya iklan 1 bulan sekitar Rp 900.000,terjadi konversi penjualan sebanyak 40 berarti penghasilan yang saya dapatkan adalah 42 x Rp 50.000 = Rp 2.200.000.Maka profit bersih yang saya peroleh sebesar Rp.1.100.000 itu artinya keuntungan saya mencapai 130% ,profit yang sangat amat memuaskan sekali :wink: coba bandingkan dengan bisnis offline,saya pikir tidak mudah menemukan bisnis dengan profit begitu besar bukan?

Apalagi dengan sistem barunya, “asianbrain” memberikan bonus dengan melipat gandakan sales kita dalam satu bulan bila berhasil menjadi “top affiliate”.Dan alhamdulillah aku menjadi top affiliate untuk 2 bulan terakhir kemarin sehingga perolehannya adalah 2xRp 2,2 juta = Rp 4,4 juta ,dengan demikian profit bersih penjualan sebagai top affiliate adalah sekitar 480%.
Jadi kesimpulannya,bisnis penjualan affiliate marketing ternyata juga amat menggiurkan,bila kita telah menemukan celah yang pas dan ceruk yang bisa menjadi “hoki” untuk kita.Dan tentunya siapapun anda,pasti akan bisa menemukan celah dan ceruk itu dengan cara yang berbeda-beda.

Namun begitulah dunia internet marketing dan begitulah google yang sangat dinamis,perubahan terus berjalan bahkan bisa terjadi dalam hitungan hari.Sepertinya “keyword sakti” saya untuk sementara istirahat dulu setelah di K.O google, karena arena nya ditutup,content network untuk iklan berbahasa Indonesia sementara stop,so untuk menjalankan iklan berbahasa indonesia harus menggunakan search..dan itu artinya modal harus lebih gede,dan harus mencari keyword sakti baru untuk search network.Harus nglamun dulu dong !!!:grin:

Btw,selalu akan ada celah baru bila kita terus mencari,jadi keep spirit….don’t give up!!:lol:

Comments (5)